pendidikan karakter anak sekolah dasar, pendidikan karakter anak usia sekolah dasar, pendidikan karakter untuk anak sekolah dasar, pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, pentingnya pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar, bagaimana pembelajaran pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, karakteristik pendidikan anak sekolah dasar, pembelajaran pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, peran sekolah dalam pendidikan karakter anak, pendidikan karakter anak di sekolah, karakteristik dan kebutuhan pendidikan anak usia sekolah dasar

pendidikan karakter anak sekolah dasar, pendidikan karakter anak usia sekolah dasar, pendidikan karakter untuk anak sekolah dasar, pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, pentingnya pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar, bagaimana pembelajaran pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, karakteristik pendidikan anak sekolah dasar, pembelajaran pendidikan karakter pada anak sekolah dasar, peran sekolah dalam pendidikan karakter anak, pendidikan karakter anak di sekolah, karakteristik dan kebutuhan pendidikan anak usia sekolah dasar

Pentingnya menanamkan karakter yang sehat pada setiap generasi bangsa bukan lagi dianggap sebagai hal yang tabu. Menilik banyaknya fenomena di luar batas yang kian hari semakin mengundang perhatian publik, pemerintah melalui lembaga pendidikan dan pihak terkait pun akhirnya menetapkan pendidikan karakter anak sekolah sebagai salah satu alternatif untuk membiasakan sikap tanggung jawab dan nasionalisme yang tinggi kepada generasi muda.

Begitu pentingnya membentuk insan yang  berkepribadian baik, seluruh kegiatan belajar mengajar pun harus merujuk pada pendidikan karakter. Hal ini juga tercantum di dalam Naskah Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan 2010 lalu. Dalam pernyataan tersebut dijelaskan bahwa pendidikan karakter menjadi unsur utama dalam pencapaian visi dan misi pembangunan nasional yang termasuk pada RPJP 2005-2025.

baca juga : Realisasi Pendidikan Karakter Anak Sekolah Di Indonesia

Adapun maksud utama mengapa program ini digencarkan ialah untuk meminimalisir penyelewengan atau pelanggaran yang beresiko menimpa generasi muda di Indonesia. terlebih dengan adanya globalisasi yang memungkinkan budaya dari wilayah manapun masuk dan menebarkan pengaruhnya pada bibit muda kita.

Memahami sepenuhnya bahwa generasi muda merupakan calon pemimpin yang akan memegang kekuasaan di masa depan, mereka pun harus dibekali dengan sifat yang tangguh, jujur, adil, dan mampu mengelola segala potensi yang terkandung di bumi nusantara. Sehingga antara pengetahuan umum dan karakter yang sejatinya lebih mengarah kepada akhlak menjadi seimbang.

Pendidikan karakter anak sekolah juga disinggung dalam UU RI No 20 Tahun 2003 yang memaparkan sistem pendidikan nasional; merumuskan fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang harus digunakan dalam mengembangkan upaya pendidikan di Indonesia.

Pasal 3 UU SIKDIKNAS menyebutkan bahwa pendidikan nasional berguna memajukan dan membantu watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi, peserta didik agar menjadi manusia yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa semua ini menemui permasalahan, kesalahan yang sering terjadi dalam sosialisasi pendidikan karakter anak sekolah ialah peserta didik lebih dituntut untuk menerapkan kemampuan karakter dan menumbuhkembangkan prinsip dalam dunia belajar mengajar yang mereka, tetapi pemahaman mengenai karakter secara mendasar belum dapat mereka pahami.

Di lansir dari wikipedia pendidikan karakter yang dimaknai sebagai pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, serta penelitian, dan pendidikan terjadi di bawah bimbingan orang lain seharusnya dapat berjalan dengan ideal. artinya, tidak menitikberatkan pada satu metode saja. sebab antara tahapan yang satu dengan yang lain saling berkaitan.

Pendidikan karakter anak sekolah yang diberikan dari tingkat sekolah dasar, menengah, hingga jenjang perguruan tinggi semakin membuktikan bahwa pemerintah dan segenap pihak yang bersangkutan tidak main-main menyikapi fenomena yang mengkhawatirkan dan berpotensi merusak moral bangsa.

Poin yang perlu ditekankan disini ialah bahwa setiap anak terlahir dengan karakter dan sifat yang berbeda-beda. Tanpa mengambil zona nyamannya sekalipun, sebetulnya kita masih memperoleh celah untuk menanamkan dan berusaha memberi pengertian kepada mereka mengenai cara bertingkah laku yang baik dan tidak melanggar norma-norma yang telah dipatenkan.

artikel TerkaitPengertian Dan Tujuan Pendidikan Karakter Anak Sekolah

Imbangi juga dengan mengajak mereka untuk memupuk rasa cinta terhadap Tuhan Yang Maha Esa, syukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan, menyayangi kepada sesama, dan mau mempertanggungjawabkan apa yang menjadi kewajiban serta tugasnya.

Untuk menyukseskan pendidikan karakter anak sekolah, perlu mengenali tipe kepribadian masing-masing siswa. Sebab dari sinilah pengajar bisa tau kecenderungan generasi muda ini dalam merespon sesuatu.
Share To:

Profesi Guru

Sekolah, Guru, Siswa, Pembelajaran, Pendidikan, Pendidikan Karakter, Parenting, Kurikulum, NISN, NUPTK, INFO PTK, DAPODIKDASMEN, RPP,  Silabus, Program Semester, Program Tahunan, Penilaian

Post A Comment:

0 comments so far,add yours